Kamis, 08 Agustus 2013

Beda Teras, Beda Fungsi

Oleh Kevin

KETIKA membangun rumah, sebaiknya kita tak melupakan bagian teras. Namun, bagi sebagian orang, rumah kecil tak perlu teras. Padahal, teras bisa dikondisikan di beberapa bagian rumah, baik di depan, samping, maupun belakang.

Teras merupakan bagian rumah yang menjadi penghubung antara ruang di dalam dan halaman rumah. Biasanya rumah yang berukuran kecil hanya memiliki satu teras, yaitu teras depan. Sementara itu, rumah yang ukurannya besar memiliki lebih dari satu teras.

Teras bisa berfungsi sebagai ruang santai dengan pemandangan ke halaman, kebun, atau pun ke kolam renang. Selain itu, teras bisa berfungsi sebagai ruang tamu. Berikut ini beberapa bagian teras yang bisa disesuaikan dengan keinginan.

Jika ingin membangun teras di depan, buatlah penataan yang terkesan akrab dan ramah. Caranya, letakkan beberapa kursi, meja, dan tanaman. Karena digunakan untuk menyambut tamu, anda bisa menggunakan warna cat yang terkesan teduh.

Untuk teras samping, anda dapat mempertimbangkan membuat suasana kekeluargaan karena akan digunakan sebagai ruang santai. Selain itu, teras samping bisa dimanfaatkan sebagai area penyaluran hobi. Jadi, anda bisa menambahkan kolam ikan atau kandang burung.

Seperti halnya teras samping, teras belakang bisa diperuntukkan sebagai ruang yang bersifat privasi. Di sini anda bisa menggunakan sebagai ruang yang bersifat privasi. Di sini anda bisa menggunakan teras untuk berbagai hal, seperti yoga, olahraga, dan fitness. Tak hanya itu, anda bisa meletakan bale-bale di sini untuk istirahat santai.

Minggu, 07 Juli 2013

Kamar tidur

Memilih pelapis tempat tidur

Oleh Kevin

Sebuah ruangan di dalam rumah terdiri dari elemen-elemen yang saling dipadupadankan dan perlu diselaraskan agar memberikan kesan nyaman dan memiliki unsur  estetika. Akan tetapi, ada hal-hal detail yang kerap kali luput dari perhatian serta dapat mengurangi nilai kenyamanan dan keindahan. Salah satunya adalah persoalan memilih seprai untuk tempat tidur.

Seprai bisa saja dipandang sepele oleh sebagian besar, tetapi apabila anda salah memilihna justru akan mengakibatkan hal-hal yang merugikan. Misalnya, ketidaknyamanan saat beristirahat ataupun ketidakselarasan warna ruangan. Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan agar ruang tidur menjadi tempat idaman saat anda melepas lelah.

Ukuran dan jenis

Hal pertama yang patut dipertimbangkan adalah ukuran seprai yang dibutuhkan, apakah untuk tempat tidur berukuran single atau double. Selanjutnya, pemilihan untuk jenis seprai yang memiliki karet atau tidak. Keuntungan seprai yang di ujungnya terdapat karet, anda tak perlu khawatir karena seprai tidak rentan bergeser dan cenderung mudah dirapikan.

Kualitas

Setelah mengetahui kebuuthan, langkah berikutnya adalah memperhatikan kualitas. Tak ada salahnya jika anda memilih seprai berbahan halus dan lembut terhadap kulit sehingga memberikan kenyamanan. Umumnya, bahan katun atau katun polyester kerap digunakan karean mudah dalam perawatannya. Hindarilah penggunaan bahan sintesis karena terasa licin, tidak menyerap keringat, dan cenderung panas.

Kesesuaian

Pertimbangan estetika juga tak boleh disepelekan. Anda tentu saja tak mau melihat atmosfer ruang istirahat terlihat tak karuan, apalagi jika memilih motif seprai tak selaras dengan dekorasi kamar tidur. Hindari motif seprai dengan bunga dan warna terang karena akan terlihat mencolok. Pilihlah motif dengan warna pastel dan motif yang tak terlalu memiliki banyak ornament untuk memberikan kesan tenang pada ruang.

Perawatan

Jangan lupa untuk menjaga seprai tetap terawat. Anda dapat mencucinya dengan air dingin atau hangat. hindarilah penggunaan pengering terlalu lama dan angkatlah segera setelah mesin pengering berhenti untuk mencegah seprai mengerut. Apabila tidak digunakan, lipat dan simpanlah di dalam lemari dengan baik.

Kamis, 06 Juni 2013

Hadirkan pedesaan di taman belakang

Oleh Kevin

Siapa bilang taman cantik dan menarik hanya bisa terwujud di bagian muka rumah? Dengan sedikit sentuhan dan kelihaian, halaman yang berada di belakan rumah pun dapat dijadikan area yang menyuguhkan pemandangan segar, indah, dan menginspirasi.

Cobalah mengambil konsep pedesaan terhadap area belakang rumah. Konsep ini dapat membuat penghuni atau tamu yang berada di belakang seakan terbawa ke suatu desa yang hijau, segar, dan asri. Keberadaan gazebo di tengah taman tau di salah satu sisinya merupakan elemen penting yang akan membuat taman tersebut menjadi lebih hidup.

Awali pembuatan taman belakang degan membersihkan sampah atau barang-barang yang dapat menganggu keindahan taman. Setelah tanah menjadi bersih, kegiatan selanjutnya adalah membangun sebuah gazebo yang terbuat dari kayu atau bamboo.

Agar rumah-rumahan mini tersebut tak mudah keropos dan dimakan rayap, gunakanlah fondasi yang terbuat dari adukan semen dan pasir dengan komposisi yang ideal. Setelah kayu atau bamboo beridiri kokoh, lengakpi dengan atap yagn terdiri dari bahan alami, seperti ijuk atau alang-alang. Pertimbangkan pula luas atap dengan sisi-sisi gazebo tersebut. Karean sifat kayu dan bambu yang rentan terhadap air, usahakanlah agar atapnya dapat melindungi kayu dari air dan hujan yang terbawa angin.

Penuhi area di sekeliling gazebo dengan tatanan aneka tanman berbungan. Tak ada salahnya anda mengombinasikan beberapa jenis tanaman agar tidak menghasilkan kesan monoton. Sementara itu, area yang tidak diisi tanaman dapat ditutup dengan hamparan rumput hijau.

Ada beberapa jenis rumput yang dapat menyulap sisi belakang rumah menjadi hijau, seperti rumput gajah, gajah mini, dan rumput peking. Pilihlah sesuai selera dengan tetap mempertimbangkan cara perawatan dan iklim yang sesuai. Untuk taman yang luas, kontur tanah dapat dibuat bertingkat atau bergelombang. Hal ini utnuk menampilkan kesan alami pedesaan yang natural.

Lengkapi dengan bebatuan. Hamparan bebatuan yang memisahkan gazebo dan rumput akan menambah keindahan taman, belum lagi ditambah lili pakis yang hadir di tengah hamparan bebatuan.

Kesan pedesaan akan kian kental dengan adanya kolam di bawah gazebo. Kolam dengan bentuk tak beraturan yang berisi ikan berlarian akan membuat siapapun betah berlama-lama. Hadirkan air terjun buatan atau air mancur agar suara gemericik air menciptakan suasan relax. Jangan lupa untuk menempatakan lampu taman agar keindahan taman tetap dapat dinikmati pada malam hari.

Minggu, 05 Mei 2013

Balutan seni di area dapur

Oleh Kevin

Gelap! Lembab, dan berasap gambaaran ini terlanjur identik dengnasebuah area yang menjadi jantung rumah, yaitu Dapur. Konsepsi sederhana ini memang masih banyak ditemui di pedesaan. Namun, di kehidupan modern, dapur mengalami metamorphosis. Ia kini menjadi salah satu area utama pusat interaksi penghuni. Tempat berkumpul dan menghabiskan banyak waktu sehingga kenyamanan menjadi kunci penataannya.

Wajah dapur kini telah berallih rupa. Ia kini juga menjadi representasi karakter sang penghuni yang memengaruhi setiap tatanan di dalamnya. Personalisasi desain yagn bersandar pada kebiasaan dan hobi sang penghuni itupun menjadi napas utama untuk mematutkan satu elemen desain dengan elemen lainnya.

Membuat dapur yang personal itu bisa lewat beragam cara. Di antaranya bermain-main dengan ragam ornament penghias. Orang yangsenang berpergian, misalnya, bisa teraca lewat beragam souvenir magnet yang tertempel di pintu kulkas. Baeragam bentuk dan warna yagn menampilkan ciri khas dari setiap tempat yagn pernah dikunjunginya itu sekaligus menjadi penanda dan penguat ingatan dari setiap petualangannya.
Ada pula yang senang mengumpulkan beragam perlengkapan dapur dari berbagai Negara, mulai dari tempat merica dan garam yang unik, tatakan piring hingga spatula yang menggantung di dinding dapur, semua menjadi penguat desain.

Metamorfosis

Mengikuti perubahan tuntutan gaya hidup sang penghuni, kini kita mengenal dua jenis dapur. Dapur bersih dan dapur kotor. Dapur kotor menjadi tempat untuk memasak ‘berat’, sementara dapur bersih lebih untuk menyimpan makanan ringan dan instan.

Di area dapur bersih inilah, secara tidak disadari menjadi tempat pemberhentian sementara bagi setiap penghuni rumah untuk sekadar berbagi ruang dan kabar. Tempat untuk sejenak berhenti dari aktivitas dan mengudap sembari bercengkerama.

Itu sebabnya, ketika bicara soal dapur, orang tak lagi hanya memikirkan cara membagi zona memasak, zona penyimpanan makanan, serta meletakkan berbagai perlengkapan memasak dan makan. Tetapi juga memperthitungkan kenyamanan yang bisa dirasakan setiap orang.

Hal tersebut dielaborasikan lewat paduan setiap elemen desain dapur, mulai dari kitchen set, nuansa warna hingga berbagai perlengkapan dapur yang mengisinya. Ya, perlengkapan memasak kini juga turut beralih rupa tak hanya menajamkan fungsi, tetapi juga estetika.

Desainnya berubah seiring tuntutan zaman dan pergerakan tren desain. Sementara inovasinya berkembang mengikuti perubahan gaya hidup yang semakin hari kian menekankan kerparktisan, kualitas, dan kecanggihan.

Lemari es, yang telah menjadi perangkat utama di setiap dapur modern adalah salah satunya. Tempat penyimpanan bahan makanan ini bahkan mampu memiliki nilai prestise tersendiri yang sekaligus mendongkrak gensi serta tampilan dapur secara keseluruhan. Tidaklah berlebihan menyebut demikian, kalau kita menengok pada kulkas keluaran terbaru dari Samsung dengan TGV-10 Series. Dan tak kalah menambah sensasi kelengkapan nuansa silahturahim adalah sebingkai kotak hidup berwarna yang mampu memberikan informasi sekaligus hiburan bagi pelaku yang berada disekitar dapur ini yakni, TV Aquos  yang memiliki gambar hidup dalam telivisi kini terlihat kian hidup berkat disematkannya teknologi 3D, yang memberi sensasi berbeda saat menonton televise. Tengok saja televise Aquos dari sharp yang menadopsi teknologi quattron 3D, yang menambahkan warna dasar yellow dari yang sebelumnya hanya warna RGB. Ada beberapa pilihan TV Aquos yang bisa ditilik baik dengan tipe full HD ataupun yang telah dilengkapi dengan fitur untuk mengakses internet, salah satunya adalah LC-80LE940X – Big aquos led 80” quattron Series 3D Full HD with Internet.

Kamis, 04 April 2013

Inspirasi interior Feminin pada Rumah Tinggal

Disadur oleh Kevin

Mendesain interior rumah sering kali menjadi kendala. Ini kemungkinan terjadi karena anda belum mengetahui tema interior yang akan dipakai. Untuk menentukan hal tersebut, ada baiknya ide disesuaikan dengan karakter dan gaya hidup sang penghuni.

ADA beragam tema interior yang bisa diaplikasikan. Jika menginginkan kesan feminine pada interior rumah, sang  penghuni bisa menerapkan beberapa tema seperti ini.

SHABBY CHIC

Tema ini sedang banyak diminati. Esensi dari tema ini adalah karakter yang cukup spesifik dan mendetail dalam hal aksesori dekoratif. Di antaranya adalah penggunaan warna pastel agar didapat warna cerah nan ceria. Merah muda, hijau mint, krem, dan putih gading dapat menjadi pilihan tepat. Selain itu, penggunaan dekorasi sulur bunga dipakai untuk menguatkan tema ini.

Pilihlah warna bunga lembut sesuai dengan palet warna. Sementara itu, dari bagian cahaya untuk eksan calm, anda dapat menggunakan teknik indirect lighting. Lampu-lampu yang tersembunyi akan akan menciptakan bias cahaya yang terang, tetapi temaram. Untuk bagian-bagian yang memerlukan pencahayaan optimal, seperti meja belajar, anda bisa mengaplikasikan down light dengan intensitas yang cukup.

VICTORIAN

Tema ini lebih mengarah ke rumah klasik, indentik dengna adanya lukisan dan keunikan furniture yang menjadi peran kunci dasar tema. Tema ini memang membutuhkan beberapa elemen yang lumayan mahal karena tema Victorian dianggap sebagai klasifikasi mebel antic.

Pada dasarnya desain interior Victorian biasanya menggunakan warna merah, merah mudah, hijau tua, ungu, merah anggur, dan ungu muda. Warna-warna  tersebut dikatakan warna yang paling umum untuk desain ini.
Tema Victorian juga terkenal dengan adanya cetakan bunga pada dinding kamar yang dicat dengan menggunakan warna merah, biru dan hijau. Gorden sebaiknya juga harus diperhatikan. Gaya oriental yang cocok dengan warna Victorian juga bisa menjadi perpaduan sempurna.

Untuk tema Victorian, anda dapat menggunakan furniture yang dicat warna alami terutama cokelat gelap. Beberapa furniture klasik mungkin terlalu mahal, tetapi dapat diakali dengan menggunakan barang-barang lama anda yang dipoles dengan warna gelap. Tema ini juga dapat ditambahkan dengan aksen yang terbuat dari emas atau ornament keperakan.

Agar ruangan terlihat lebih memesona, anda dapat menggunakan cermin besar, lampu chandelier, dan lenterra.