Minggu, 05 Mei 2013

Balutan seni di area dapur

Oleh Kevin

Gelap! Lembab, dan berasap gambaaran ini terlanjur identik dengnasebuah area yang menjadi jantung rumah, yaitu Dapur. Konsepsi sederhana ini memang masih banyak ditemui di pedesaan. Namun, di kehidupan modern, dapur mengalami metamorphosis. Ia kini menjadi salah satu area utama pusat interaksi penghuni. Tempat berkumpul dan menghabiskan banyak waktu sehingga kenyamanan menjadi kunci penataannya.

Wajah dapur kini telah berallih rupa. Ia kini juga menjadi representasi karakter sang penghuni yang memengaruhi setiap tatanan di dalamnya. Personalisasi desain yagn bersandar pada kebiasaan dan hobi sang penghuni itupun menjadi napas utama untuk mematutkan satu elemen desain dengan elemen lainnya.

Membuat dapur yang personal itu bisa lewat beragam cara. Di antaranya bermain-main dengan ragam ornament penghias. Orang yangsenang berpergian, misalnya, bisa teraca lewat beragam souvenir magnet yang tertempel di pintu kulkas. Baeragam bentuk dan warna yagn menampilkan ciri khas dari setiap tempat yagn pernah dikunjunginya itu sekaligus menjadi penanda dan penguat ingatan dari setiap petualangannya.
Ada pula yang senang mengumpulkan beragam perlengkapan dapur dari berbagai Negara, mulai dari tempat merica dan garam yang unik, tatakan piring hingga spatula yang menggantung di dinding dapur, semua menjadi penguat desain.

Metamorfosis

Mengikuti perubahan tuntutan gaya hidup sang penghuni, kini kita mengenal dua jenis dapur. Dapur bersih dan dapur kotor. Dapur kotor menjadi tempat untuk memasak ‘berat’, sementara dapur bersih lebih untuk menyimpan makanan ringan dan instan.

Di area dapur bersih inilah, secara tidak disadari menjadi tempat pemberhentian sementara bagi setiap penghuni rumah untuk sekadar berbagi ruang dan kabar. Tempat untuk sejenak berhenti dari aktivitas dan mengudap sembari bercengkerama.

Itu sebabnya, ketika bicara soal dapur, orang tak lagi hanya memikirkan cara membagi zona memasak, zona penyimpanan makanan, serta meletakkan berbagai perlengkapan memasak dan makan. Tetapi juga memperthitungkan kenyamanan yang bisa dirasakan setiap orang.

Hal tersebut dielaborasikan lewat paduan setiap elemen desain dapur, mulai dari kitchen set, nuansa warna hingga berbagai perlengkapan dapur yang mengisinya. Ya, perlengkapan memasak kini juga turut beralih rupa tak hanya menajamkan fungsi, tetapi juga estetika.

Desainnya berubah seiring tuntutan zaman dan pergerakan tren desain. Sementara inovasinya berkembang mengikuti perubahan gaya hidup yang semakin hari kian menekankan kerparktisan, kualitas, dan kecanggihan.

Lemari es, yang telah menjadi perangkat utama di setiap dapur modern adalah salah satunya. Tempat penyimpanan bahan makanan ini bahkan mampu memiliki nilai prestise tersendiri yang sekaligus mendongkrak gensi serta tampilan dapur secara keseluruhan. Tidaklah berlebihan menyebut demikian, kalau kita menengok pada kulkas keluaran terbaru dari Samsung dengan TGV-10 Series. Dan tak kalah menambah sensasi kelengkapan nuansa silahturahim adalah sebingkai kotak hidup berwarna yang mampu memberikan informasi sekaligus hiburan bagi pelaku yang berada disekitar dapur ini yakni, TV Aquos  yang memiliki gambar hidup dalam telivisi kini terlihat kian hidup berkat disematkannya teknologi 3D, yang memberi sensasi berbeda saat menonton televise. Tengok saja televise Aquos dari sharp yang menadopsi teknologi quattron 3D, yang menambahkan warna dasar yellow dari yang sebelumnya hanya warna RGB. Ada beberapa pilihan TV Aquos yang bisa ditilik baik dengan tipe full HD ataupun yang telah dilengkapi dengan fitur untuk mengakses internet, salah satunya adalah LC-80LE940X – Big aquos led 80” quattron Series 3D Full HD with Internet.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar