Amazon Contextual Product Ads

Kamis, 01 Januari 2015

Utopialiving

Kamar Mandi Sejuk dan Sehat

Original text by Bella Wiraniskata, diadaptasi By Kevin


Pernah tidak merasa malas masuk kamar mandi? Entah karena terasa panas dan pengap, gelap, atau berbau taksedap karena lembab. Kalau sudah begini, artinya anda harus meperhatikan ventilasi kamar mandi, jangan-jangan kurang atau bahkan tidak ada ventilasi.

Kalam memang masih memungkinkan, buatlah jendela atau skylight. Tak peduli berapa pun ukuran kamar mandi, ventilasi mutlak diperlukan. Ventilasi punya banyak kegunaan buat kamar mandi. Lewat ventilasi, udara akan dialirkan keluar-masuk sehingga kamar mandi selalu memperoleh udara segar. Jadi, kamar mandi tak akan terasa panas dan pengap lagi.

Tidak Cuma itu, jendela atau skylight juga berguna untuk memasukkan banyak cahaya matahari. Dengan demikian, kamar mandi selalu terang di siang hari. Cahaya matahari juga menjaga kamar mandi supaya hangat dan tidak lembab, jadi tidak ada lagi bau tak sedap.

Seperti halnya ruangan lain pada umumnya, keberadaan sebuah atau lebih jendela dapat menjadikan ruangan terasa lebih lega. Begitu juga halnya dnegan kamar mandi. Skylight menjadikan ruang terasa lebih tinggi karena bagian atasnya terbuka. Jendela pada dinding membuat ruang terasa lebar secara horizontal.

Manfaatkan kaca buram

Masalah bukaan di kamar mandi memang membuat dilemma. Perlu dibuat sirkulasi udara yang baik, tetapi tuntutan privasi yang tinggi membuatnya sulit dipenuhi. Ujung-ujungnya mala hdibuat tertutup lagi.

Wajar saja jika kamar mandi anda cenderung lembab. Sebab, umumnya ruangan ini dibuat tertutup agar privasi terjaga. Sementara itu, untuk menjaga kadar kelembaban ruangan diperlukan cahaya dan udara yang cukup. Hal itu bisa dicapai dengan membuat bukaan yagn memadai, misalnya jendela.

Bisakah membuat jendela di kamar mandi tanpa kehilangan privasi? Tentu bisa. Manfaatkan kaca buram sebagai solusinya.

Ada beberapa macam kaca buram yang bisa anda gunakan, misalnya jenis sandblast dan kaca es. Cara pembuatannya pun variatif. Kaca sandblast bis dibuat dengan menempel stiker, atau membuat lapisan permanen dengan memoleskan larutan magnesium sulfat di permukaan kaca. Sementara, kaca es dengan permukaan tidak rata didapat melalui proses pemanasan kaca.

Memanfaatkan material ini, anda tak perlu takut lagi membuat jendela di kamar mandi. Cahaya bisa tetap masuk, privasi pun tak terganggu. Pilihan jenis kaca ada di tangan anda. Yagn penting, ruangan tidak gelap lagi.

Lalu, bagaimana kalau sudah terlanjur membuat kamar mandi tanpa ventilasi, atau ventilasinya kurang? Kalau memang masih bisa, buatlah jendela pada dinding yagn langsung menghadap ke ruang luar. Jika tak mungkin, pasang exhaust fan untuk menyedot udara pengap kamar mandi.

Ingat, kamar mandi tak sehat bisa berpengaruh terhadap kesehatan seluruh rumah.

Ornament Kamar Mandi

Corak kain

Inilah salah satu keramik dengan corak kain di permukaannya, bernama Rajasthan. Ukurannya beragam, dari 150mmx150mm, 150mmx300mm hingga 300mmx300mm. motif di permukaan keramik ini diadaptasi dar ialat pencetak motif kain yagn digunakan di Rajasthan, India. Kermaik Rajasthan dapat dipasdang acak sesuai motif dan ukuran yang diinginkan. Ketebalan keramik dapat dipesan sesuai selera. Corak kain seperti tumbuhan dan hewan tampak mendominasi permukaannya. Rajasthan dapat digunak utnuk dinding karma mandi dengan tema natural. Warna yagn tampak seperti batu alam semakin menguatkan kesan alami.

Kebiasaan/daily habit dalam kamar mandi

Kohler menghadirkan invasi baru yang memungkinkan mandi di pancuran sembari tetap mendengarkan music. Hal itu dimungkinkan oleh Kohler Moxie yang dilengkapi perangkat Bluetooth yang menghadirkan music dalam shoer dengan speaker wireless yang terintergrasi dan bisa diisi ulang dan dipindahkan. Instalasi perangkat ini sangat cepat dan mudah ,sama seperti untuk showerhead standar. Nozzle dengan enam puluh sudut menghadirkan cakupan yang penuh dan luas. Control audio diatur melalui alat dengan perangkat Bluetooth yagn dudah di-pairing, seperti smartphone atau mp3 player.

Jumat, 12 Desember 2014

Inovasi untuk Kamar Mandi



Kamar mandi tak lepas dari sentuhan inovasi. Ruang yang sangat pribadi ini bisa tampil lebih nyaman dan menyenangkan berkat berbagai inovasi. Sebut saja misalnya berendam berlama-lama di bathtub. Kegiatan relaksasi ini tidak mungkin dinikmati kini jika tanpa jasa Joh Michael Kohler.

Pada 1783, John Michael Kohler mendirikan perusahaan Kohler Co di AS. Inovasi yang ia lakukan adalah melapisi sebuah palung besi dengan enamel sehingga tercipta bathtub pertama di dunia pada 1883. Selama 140 tahun kehadirannya, Kohler menghadirkan berbagai terobosan dan inovasi bermakna. Seiring dengan perayaan 140 tahun, pada 2013 lalu Kohler menghadirkan inovasi terbaru, yaitu Kohler Moxie Showehead dan Wireless Speaker.

Ini adalah jawaban bagi mereka yang ingin tetap mendengarkan music saat sedang mandi di pancuran. Sbuah survey menyebutkan, jumlah pengguna smartphone meningkat dan mereka membawa  peranti tersebut ke semua tempat. Sebanyak 75 persen di antaranya bahkan menggunakannya di dalam kamar mandi. Dengan Kohler Moxie Showehead yang tersambung via Bluetooth kealat pemain music seperti smartphone dan IMP3 player, pengguna dapat mandi di pancuran sambil tetap mendengarkan music.


Perangkat ini tersedia di Kohler Design Center. Kohler Design Center yang dibuka pada 2012 merupakan tempat mencari inspirasi dan solusi perlengkapan dapur dan kamar mandi dengan kualitas terbaik dari Kohler. Di tempat ini, para desainer interior dapat berdiskusi dengan para pelanggan mengenai solusi desain interior bagi dapur dan kamar mandi. Ruangan dengan berbagai pelengkapan dapur dan kamar mandi di Kohler Design Center Jakarta ditata sedemikian rupa utnuk dapat memberikan inspirasi bagi siapa saja yang berkunjung.

Selasa, 11 November 2014

Awali Penghematan Energi dari Dapur

By Kevin


Penghematan energy dapat dimulai dari mana saja, salah satunya dari dapur. Sebagaimana kita ketahui, dapur merupakan ruang pengolahan bahan makanan yang digunakan setiap hari. Pengolahan makanan tersebut memerlukan air, api, listrik, dan gas, dan bahan bakar lainnya. Penggunaan energy yang efisien di dapur pada akhirnya dapat menghemat penggunaan energy dan biaya di rumah secara menyeluruh. Sebenarnya, hanya diperlukan langkah-langkah sederhana untuk menghemat penggunaan energy di dapur, di antaranya sebagai berikut.:

Pastikan area dapur memiliki ventilasi, minimal sebesar 20 persen dari luas lantai. Pemanfaatan cahaya matahari yang optimal dapat menghemat energy karena mengurangi penggunaan lampu.

Tempatkan kulkas minimal 15 centimeter dari tembok rumah. Hindarkan peletakkan kulkas berdekatan sumber panas seprti komor, oven, radiator, dan cahaya matahari langsung. Perbedaan termperatur yang ekstrem dapat mengurangi efisiensi kerja setiap alat sehingga daya yang dibutuhkan lebih besar. Hindarkan juga meletakkan lemari pendingin dari cahaya matahari langsung.

Atur suhu kulkas pada suhu ideal yang berada dikisaran 2-4 derajat celcius. Untuk freezer, atur pada suhu ideal 17 sampai 15 derajat Celsius. Sebaiknya ganti kulkas yang sudah tua, yang dibeli tahun 2001 dan sebelumnya dengna kulkas baru. Hal ini mengingat dalam 10 tahun, kulkas mengalami peningkatan kebutuhan daya hingga mencapai 75 percent. Sementara, kulkas baru dengan standar hemat energy dapat menghemat hingga 20 percent.

Gunakan lampu setempat (task lighting) untuk memasak. Nyalakan saat benar-benar dibutuhkan saja.

Pada saat memasak, tutuplah panic/penggorengan untuk mencegah hilangnya panas yang dihasilkan api. Bila panas terbuang, makanan lebih lama matang sehingga bahan bakar yang dibutuhkan akan lebih banyak.

Informasi lebih lanjut mengenai Interior Design, silakan menghubungi  bilikbagus.blogspot.com atau ornamentlandscape.blogspot.com

Jumat, 10 Oktober 2014

TAMAN

Mau Pilih Taman yang Mana?

By Kevin

Rumah tanpa taman akan terasa kering kerontang. Sesederhana atau semungil apa pun bentuknya, taman bisa dihadirkan di semua jenis bangunan.

BERIKUT ini beberapa model taman yang banyak diadopsi di Indonesia, diolah dari sejumlah literatur.

Taman Bali


Budaya Bali juga acap menginspirasi dalam pertamanan. Itulah sebabnya saat ini taman Bali menjadi tren di Indonesia dan mancanegara. Karakter tama nBali amat kuagt sehingga tak semua model rumah bisa selaras dengan taman ini. Penanda taman Bali ada pada penggunaan pintu gerbang khas Bali, patung tokoh pewayangan, gazebo, dan kolam.

Taman Mediterania


Taman yang juga bisa dihadirkan untuk rumah minimalis adalah taman Mediterania. Tanaman yang umumnya mengisi taman ini, misalnya yucca, nolina, dan sikas. Adapun ornament utama dari taman ini adalah pot dengan penyangga, patung, lampu taman, batu koral, dan kolam ikan. Bentuk taman ini realtif lebih simetris disbanding model taman lainnya.

Taman Eropa


Desain taman ini cukup kompleks. Bunga berwarna-warni menjadi salah satu tanda model taman Eropa. Juga ditambahkan ornamen-ornamen yang menunjukkan detail yang kuat dan beraroma Eropa. Disbanding taman yang lain, model ini umumnya memiliki ukuran yang cukup luas.

Taman Jepang


Ini merupakan taman yang menegaskan unsur Negeri Matahari Terbit. Ciri khasnya adalah adanya tanaman dan pernak-pernik bergaya Jepang, semisal bamboo, kolam ikan koi, bonsai, dan lonceng angin. Taman model ini pas untuk rumah minimalis yang tak membutuhkan banyak ornament.

Taman Vertikal


Model taman ini juga bisa menjadi pilihan jika di ruma htak punya lahan yang cukup luas. Karena konsepnya berdiri, dinding dapat menjadi area taman ini. Jenis tanaman yang bisa dipakai untuk taman vertical cukup terbatas. Namun, dengan penataan yang terencana dan apik, taman ini dapat mengundang suasana yang benar-benar berbeda. Jika diaplikasikan dalam unit apartemen, suasananya akan terasa lebih sejuk.

Taman Kering


Taman kering tak banyak berbeda dengan taman lainnya. Disebut demikian karena tanaman yang mendominasi model taman ini tak memerlukan banyak air. Dengan demikian, taman ini juga tak banyak membutuhkan air. Taman kering menjadi pilihan yang pas jika di rumah tak ada lahan yang cukup luas. Taman ini bisa diterapkan di dalam rumah.