Amazon Contextual Product Ads

Selasa, 02 Februari 2016

KURSI

Ada beragam perabot rumah tangga yang selain fungsional juga berperan menambah cantik penampilan ornament rumah kita. Ada meja, kursi, almari, dan sebagainya. Perabot-perabot tersebut di masa kini didesain dengan berbagai bentuk warna.
KHUSUS berbicara mengenai kursi, sekarang tersedia beragam jenis di pasaran. Kalau mau mencari yang murah banyak, ingin yang harganya puluhan juta rupiah ada. Mau yang buatan pengrajin dalam negeri gampang, ingin yang dibuat di luar negeri tak susah.
Meski telah membanjiri pasaran, urusan memilih kursi tak mudah. Tampaknya saja sepele, padahal kursi dapat memengaruhi struktur tulang kita. Apalagi jika dalam rutinitas kita sehari-hari kegiatan duduk mendominasi. Oleh sebab itu, kenali dan pilih kursi yang tepat agar tak berpengaruh buruk terhadap kesehatan.
Bahkan, kursi di ruang makan pun sebaiknya dipilih yang memenuhi kebutuhan kesehatan. Alasannya, kegiatan makan di ruang makan hampir selalu kita lakukan. Untuk kursi ruang makan atau di ruang baca, dianjurkan agar kita menggunakan kursi yang memiliki sandaran punggung tegak.
Beberapa ahli kesehatan malah menyarankan agar kita menghindari dudukan kursi yang terlalu empuk atau memiliki busa yang tebal. Bila kursi terlalu nyaman, dianggap akan mendorong kita mengambil posisi duduk yang kurang baik. Akibatnya, tanpa disadari, punggung akan cenderung membungkuk ini  tidak baik untuk kesehatan tulang. Jika kondisi ini dibiarkan dalam tempo lama, dikhawatirkan tulang punggung bisa melengkung.
Untuk mendapatkan kursi yang aman dan sehat, kita bisa mempertimbangkan aspek ergonominya. Kursi makan misalnya, disarankan memiliki sudut kemiringan dudukan dan sandaran punggung antara 5-10 derajat. Kemiringan ini seperti bidang siku-siku yang diputar.
Bila tidak yakin akan kemiringannya, kita bisa mencoba dulu kursi yang hendak dibeli. Jika kita bisa duduk dengan nyaman dan postur tubuh tidak berubah, itu artinya kursi tersebut ergonomis. Lebih baik lagi, jika kita mau memakai kursi yang tanpa busa, semisal kursi kayu atau plastic fiber. Kursi-kursi seperti ini umumnya lebih bisa menjaga posisi tulang punggung, meski terasa keras.

Jumat, 01 Januari 2016

Suntikan Segar di Area Dapur

By Kevin
Bangunan sebagai hasil karya manusia juga merupakan bentuk komunikasi seperti halnya bahasa. Oleh karena itu, beragam unsur berupaya disajikan dalam suatu bangunan.
RUMAH urban mensyaratkan beberapa hal untuk melengkapi kenyamanan berhuni. Praktis, fungsional, tetapi juga mengusung estetika tinggi. Setiap perabot yang mengisi suatu area rumah bisa dipastikan tak hanya berguna dari sisi fungsi, tetapi juga mengedapankan gaya harmonisasi desain interior secara keseluruhan. Dapur pun berubah wajah. Ia kini termasuk area yang selalu dipamerkan.
Dalam perjalanannya, dapur tak semata tempat untuk mengolah makanan dan memasak. Ia kini juga dianggap sebagai pusat kehidupan di rumah, di mana proses komunikasi antaranggota keluarga terjalin hangat.
Material, warna, hingga tata letak furniture dapur terus diubah demi mendapatkan titik kenyamanan optimal bagi pengguna. Para perancang mengemasnya dalam sebuah sistem terintegrasi yagn kini melahirkan konsep lifestyle kitchen untuk menyesuaikan gaya hidup pemakainya. Inovasi dan teknologi terkini disematkan dalam setipa rancangan perabot dapur tersebut. Hal ini meliputi riset material baru, pengembangan cara terkini untuk struktur dapur, serta mencari mekanisme yang dapat meningkatkan fungsi serta manfaat dari sebuah desain. Tak terkecuali, tampilannya yang memikat mata.
Para desainer dunia saling berlomba melahirkan rancangan dapur yang inovatif sekaligus eksklusif. Kedetailan rancangan dan pemilihan material menjadi salah satu tolok ukur kecanggihan Compasso d’oro alla Carierra (Golden Compass for Lifetime Achievement) tahun 1995, yang merupakan penghargaan tertinggi dalam asosiasi industry desain Italia, memunculkan nama Boffi sebagai satu-satunya pembuat desain dapur yang mendapat penghargaan tersebut.
Pada 2 Juni lalu, Boffi berkenalan dengan Indonesia melalui dua koleksi terbarunya, yakni k20 (K-Twenty) yang dirancang oleh Norbert Wangen dan Aprile yang diciptakan Pierro Lissoni. K20 menampilkan material baru untuk area worktop dan pintu, sementara tepi pintu tersembunyui di pinggir panel sehingga terlihat lebih rapi. Bagian back-splash dilengkapi laci dengan lampu terintegrasi.
Lain halnya dengna koleksi Aprile yang menampilkan material dari bahan alami, seperti kayu yagn menggunakan teknik finishing terkini, dipadu baja antikarat dan batuan alami dengan beragam ketebalan. Inovasi material ini memberi solusi untuk area worktop dan area makan yang lebih luas. Dengan sistem ventilasi luar yagn inovatif pada bagian hood, kaki-kaki perabot menggunakan bahan baja antikarat untuk menyangga area breakfast bar yang terbuat dari kayu solid.
Setiap perabot dapur dirancang untuk memenuhi gaya hidup dan kebiasaan pengguna. Tampilan perabotan yang cantik akan semakin membuat anda betah berlama-lama bercengkerama bersama kerabat sembari mengudap.
Boffi.com

Sabtu, 12 Desember 2015

Property | Info Klasika | Interior

Mengenal Kandungan VOC pada Cat Dinding
By Kevin
MEMILIKI tampilan cat dinding baru tentu menyegarkan mata. Ruangan pun akan tampak berbeda, terlebih lagi jika pemilihan warna sesuai dengan keinginan. Namun, rupanay ketika anda memilih cat untuk ruangan harus diperhatikan secara seksama, tidak hanya ditentukan dari warna yang ingin  digunakan, tetapi juga unsure keamanan dari kandungan yang ada di cat tersebut.
Yang harus diperhatikan, cat mengandung volatile organic compound (VOC). VOC merupakan parameter penting yang wajib diperhatikan formulator, produsen cat dan bahan kimia, serta konsumen yang akan menggunakan cat, lem, plywood, serta produk polimer lainnya. Bahkan, tingkat konsumen akhir yang akan menggunakan produk jadi, seperti furniture, elektronik, dan property.
Jika memiliki kandungan VOC di luar standar yang ditetapkan, cat akan berbahaya bagi kesehatan. Melansir homefamilia.com, VOC ini menyebar melalui bermacam produk, antara lain cat dan pernis. Oleh sebab itu, pemakaiannya harus ekstra hati-hati karena efek yang ditimbulkan zat aditif ini sangat berbahaya dan mencemari lingkungan. Yang termasuk bahan kategori VOC yaitu solvent dan tiner yang mencakup cat berbasis cat minyak, cat tiner, maupun cat air atau tembok.
Karena VOC berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan, banyak diberlakukan pembatasan penggunaannya terutama di negara-negara maju. Namun, sejalan dengan perkembangan teknologi, kita tidak bisa terhindar dari penggunaan bahan-bahan kimia berbahaya. Kandungan VOC dapat dirasakan lewat bau yang menyengat sejak kaleng cat dibuka, selama proses pengecatan, dan beberapa hari setelah pengecatan.
Oleh karena itu, agar lingkungan rumah kita sehat dan terbebas dari bahaya VOC, gunakanlah cat yang ramah lingkungan dengan memilih cat tembok berbasis cat air (water based paint). Kemudian, pilihlah cat dengan label Low VOC atau Zero Voc. Jika sudah, selanjutnya tinggal berkreasi dengan dinding ruangan anda.

Rabu, 11 November 2015

ORNAMEN

Satu-dua Warna untuk Ruang Tamu
By Kevin
RUANG tamu dapat menjadi ‘etalase’ bagi pemilik rumah. Jika ruang tersebut dapat menjadi tempat yang nyaman untuk setiap orang yang hadir, pemilik rumah bisa mendapat pujian dari tamunya. Bahkan si empunya rumah bisa dianggap sebagai sosok yang bersahabat dan egaliter.
Untuk membuat ruang tamu terasa welcome, warna ikut memainkan peran. Ini karena sejak dulu warna dianggap membawa efek psikologis pada manusia. Banyak yang beranggapan, tampilan ruang yang berkarakter membutuhkan berbagai warna dalam satu paduan.
Namun, menurut ulasan pada ideaonline.co.id, anggapan tersebut tak sepenuhnya benar. Pemiliki rumah bisa saja cukup memadupadankan satu-dua warna untuk menekankan karakter suatu gaya interior. Tentu saja dengan catatan pengolahannya tepat.
Semisal, ruang tamu kita polesi warna putih sebagai warna aksennya bisa dipilih cokelat atau hijau pupus. Rumus menentukan komposisi warna juga sederhana. Gunakan satu warna menjadi dasar, kemudiaan pilih satu dari beberapa turunan warna tersebut sebagai pengisi. Untuk warna aksennya, kita bisa memilih warna yang kontras dengan warna dasar.
Setelah warna, perabot seperti sofa juga sering mengisi ruang tamu. Sofa akan menambah cantik penampilan ruang tamu jika diberi kain pelapis atau penutup (upholstery) yang pas. Fungsi lain dari kain pelapis, yaitu untuk menambah kenyamanan sofa tatkala digunakan.
Cara memilih kain pelapis juga gampang. Pertimbangkan tiga hal berikut ini. Pertama, tentukan jenis bahan yang diinginkan; apakah dari kain, kulit asli, tau kulit imitasi. Jika memilih kain, gunakan yang tenunanya rapat. Cara mengujinya cukup dengan menggosok atau meremas bahan kain itu. jika tenunannya tetap rapat, berarti kain itu bagus. Sementara itu, pelapis dari kulit asli umumnya tampak lebih kusam disbanding yang imitasi.
Kedua, tentukan warna. Sesuaikan warna dengan tema interior ruang tamu. Jika ruang tamu berkonsep modern, ambil warna-warna cerah. Sebaliknya jika bertema etnik, pilih pelapis yang cenderung gelap. Warna pelapis sofa sebaiknya sejalan dengan warna dominan ruang tamu.
Ketiga, gunakan pelapis yang sederhana, tetapi fungsional. Pelapis yang mahal tentu kualitasnya bagus, tetapi belum tentu cocok dengan tema ruang tamu kita. Sebaliknya, pelapis murah  bisa tampak manis dengan sentuhan kreativitas kita.

Sabtu, 10 Oktober 2015

Ornament

Menyesuaikan Bentuk Karpet dengan Ruangan
By Kevin
Ornament suatu ruang dapat semakin tampak cantik dengan kehadiran selembar karpet. Secara umum, sebagaimana ditulis Ideaonline.co.id, karpet berbentuk persegi panjang menjadi yang paling banyak dipilih. Alasannya, bentuk ruang pada umumnya adalah kotak.
BOLEH-BOLEH saja jika kita mau menerapkan bentuk karpet bulat atau oval. Namun, perlu diperhatikan juga factor harmonisasi  ruang. Karpet berbentuk built ibsa dipakai untuk “mengikat” perabotan di ruang keluarga. Namun, jika ruang tersebut berbentuk persegi, akibatnya akan muncul kesan penuh. Karpet bulat lebih pas dipakai sebagai dasar meja yangberada di foyer. Pasalnya, meja akan  terliaht angguna dan memiliki hierarki yang tinggi.
Bila kita membeli karpet dengan tujuan untuk mempercantik ruang, sebaiknya amati dulu pola ruangan secara keseluruhan. Perhatikan warna dinding, bentuk dan bahan meja-kursi, model pintu dan kusen, serta elemen lainnya. Ini penting agar kita bisa memilih karpet  yang dapat menghadirkan  komposisi yang pas. Saat padu padan tersebut, usahkan salah satu elemen tidak tampil terlalu keras atau lembut.
Adapun memasang karpet berbentuk oval juga sah-sah saja asal sesuai proporsi dimensi ruangan. Karpet oval dianggap lebih sesuai jika diletakkan pada baigan foyer. Kalau karpet ini akan dipasang di ruang tamu atau ruang keluarga, meja-kursi di atasnya harus lebih kecil dari ukuran karpet. Hal ini penting agar penampilan karpet tidak kalah menarik dari perabotan yang ada di atasnya.
Yang juga jangan dilupakan, karpet juga punya banyak “musuh”. Siapa lagi kalau bukan debu, noda makanan, hingga ompol si kecil. Beberap tindakan sederhana dapat dilakukan untuk mengusir musuh-musuh tadi. Yang penting, karpet harus dibersihkan secara teratur agar warnanya awet dan bebas dari kuman penyakit.
Untuk membersihkan debu yang menempel di karpet, gunakan alat pengisap debu (vacuum cleaner berkekuatan hisap yang mumpuni) minimal tiga kali sebulan. Beberapa orang bahkan menaburkan soda kue ke atas karpet satu jam sebelumnya. Sekali dalam enam bulan, cucilan karpet dengan deterjen khusus. Kegiatan ini akan merepotkan dan memerlukan tempat yang luas untuk menjemur. Oleh sebab itu, kita bisa memanfaatkan jasa pencucian karpet yang sudah mudah ditemui di lingkungan perkotaan.
Seitap dua atau tiga bulan sekali kita bisa mengubah posisi  karpet agar bidang yang sering diinjak atau dilewati orang bisa  berganti posisi. Ini perlu dilakukan agar warna karpet selalu seimbang (tidak terkesan belang).
Karpet juga tak bisa lepas dari ancaman noda, semisal tetesan es krim atau rempah penganan dan sebagainya. Bila terlanjur terpapar noda, kita bisa menggunakan alcohol. Caranya, basahi kain kering dengan alcohol lalu tekan kain secara perlahan pada karpet yang terkena noda es krim tadi.