Senin, 30 Mei 2011

Ornamen | Sofa

Memilih Sofa Untuk Ruang Keluarga

oleh Kevin
SOFA telah menjadi perabot wajib dalam rumah kita. Bahkan, ada kalnya sofa menjadi kasur kedua untul membaringkan badan. Bentuknya yang cenderung besar dengan bahan yang empuk, amat pas untuk melepas lelah atau bermalas-malasan.
Di toko mebel, beragam bentuk sofa ditawarkan. Harganya mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Semuanya serba menarik untuk dibawa pulang. Namun, sebaiknya jangan emosional, sebelum kita memastikan tempat untuk meletakkan sofa tersebut di rumah.

Bila kita berencana mengubah tata letak ruang keluarga di rumah, pikirkan pula posisi sofa yang hendak dibeli. Alasannya sederhana saja, misalnya agar kesan aneh tak muncul di ruang keluarga hanya karean kita meletakkan sofa yang terlalu kecil dalam ruangan yang besar. Meski hal itu boleh-boleh saja.
Ruang keluarga sejatinya menjadi tempat yang menyenangkan ketika setiap orang yng datang di ruang ini dapat bersantai, bergurau, dan menikmati hiburan. Bila ruang keluarga cenderung digunakan setiap hari, kenyamanannya harus dihadirkan melalui perabotan. Tidak sulit, cukup menyediakan sebuah sofa yang empuk dan nyaman.

Sofa yang dipilih hendaknya enak saat menjadi batntalan duduk ketika kita menonton televisi atau sekadar rebahan ringan. Sebab itu, bentuknya harus ergonomis, pas dengan ukuran profil badan penggunanya.

Kain pelapisnya bisa kita pilih yang myaman di kulit dan memiliki daya tahan tinggi supaya kain sofa tidak cepat rusak. Tentang tingkat kekenyalan sofa tergantung selera kita.

Di toko meubel, ada beragam sofa empuk yang berbeda-beda. Ada yang sangat empuk, sehingga membuat orang yang duduk di atasnya serasa "tenggelam" di dalam sofa. Ada yang sekaadar empuk dan ada pula yang sama sekali tak empuk.

Ketika melihat-lihat di toko dan tertarik dengan modelnya, kita bisa mencoba duduk di atasnya. Kalau rasanya pas, barulah kita bertanya tentang spesifikasinya, seperti ukuran, bahan, kekuatan, dan harganya.

Akan lebih baik bila kita mengajak beberapa anggota keluarga untuk ikut memilih sofa. Sebab, merekalah yang akan menjadi "penunggu" sofa ini setelah sampai di rumah.

Jumat, 27 Mei 2011

Interior | Dapur



Menyiasati Dapur yang Hemat Tempat

oleh Kevin

Keberadaan dapur pada sebuah rumah, mutlak diperlukan. Besar kecil luasnya, tidak menjadi persoalan, selama dapur ituberfungsi sebagai tempat untuk memasak dan menyajikan makanan.

Dewasa ini, semakin terbatasnya lahan tempat tinggal di tengah kota, memungkinkan bertumbuhnya banyak apartemen serta rumah berukuran minimalis.

Memaksimalkan luas lahan yang terbatas untuk berbagai ruangan di hunian perlu dilakukan. Namun, jangan lupa untuk tetap memeperhatikan nilai estetis interior yang ada.

Nah, kini banyak rumah atau apartemen berukuran mungil yang memfungsikan suatu area sebagai ruang keluarga, ruang makan, ruang kerja, dan dapur sekaligus. kerap tata letak seperti ini bisa berhasil, tapi tak jarang justru terjadi sebaliknya. Yang ada bukan kesan minimalis yang didapat, tapi malah lebih terasa sesak atau sumpek.

Untuk itu, sebaiknya perlu trik kreatif saat hendak menata area multifungsi tersebut, khususnya untuk mewujudkan zona dapur di tempat tinggal anda.

Apalagi bila anda memiliki anggaran yang terbatas dan kurang memiliki keahlian untuk merombak hunian.

Saatnya siapkan dan berkreasi meteran, penyekat ruang, dan furnitur anda.

Pertama, manfaatkan furnitur yang ada sebagai penyekat ruang. Hitunglah ukuran perabot yang hendak dijadikan penyekat, agar sesuai dengan zona dapur. Cukup letakkan rak panjang dengan tinggi sekitar sepinggan orang dewasa (untuk menyimpan peralatan makan sekaligus meja penyajian), meja, dan bangku.

Kedua, anda ingin benar-benar memisahkan zona dapur dengan ruangan lainnya?

Bermainlah dengan warna dinding dan kolksi funitur anda. Bedakan wana dinding dapur anda dengan warna ruangan lain. Kuning, hijau, oranye, merah, atau warna cerah lainnya bisa ditorehkan pada dinding dapur. pasalnya menurut teori psikologi warna, pemilihan warna-warna cerah bis membuat kesan hangat dan secarai mplisit dapat meningkatkan selera makan.

Kemudian, bila anda ingin memisahkan dengan koleksi funitur yang ada, anda bisa menyematkan akuarium, rak buku, sebagai penyekata. Pilihan lainnya, anda bisa memanfaatkan gorden atau tirai berwarna atau bermotif cerah.

Terakhir, seimbangkan ukuran perabot dengan luas dapur. Apabila selama ini, anda terbiasa memakai meja makan berbentuk kotak, bentuk ini ternyata dapat membuat area ini bertambah sempit. maka, cobalah ubah dengan menempatkan meja oval atau bulat. Sesuaikan bentuk dan jumlah kursi dengan ruangan yang ada. Bila perlu, tempatkan rak gantung untuk menyimpan perkakas dapur, sehingga ruang dapur bisa berfungsi maksimal.

Ciptakan Kamar Mandi Kering

Kamar Mandi Kering

oleh Kevin


KAMAR MANDI merupakan bagian rumah yang perlu perawatan lebih cermat dibandingkan bagian lainnya. Pasalnya, kamar mandi kondisinya lembab dan kelelembaban rentan menimbulkan banyak masalah. Tumbuhnya jamur, bakteri, dan noda merupakan salah satunya. Untuk mencegah hal ini, dan meminimalkan perawatan, kamar mandi sebaiknya dibuat kering.

Kamar mandi yang kering dapat dicapai dengan berbagai jalan. Sirkulasi udara dan pencahayaan alami yang memadai akan membuat kelembapan segera pergi. Karena itu, bukaan diperlukan dalam jumlah cukup. Disamping itu, saat merenovasi kamar mandi, pemilihan material dan perangkat yang ada di dalamnya juga berpengaruh. Berikut penjelasannya.
* Pilih Material
Lantai, dinding, sampai plafon pada kamar mandi merupakan tempat dimana kotoran berkumpul. Karena itu pilihlan material yang berpori-pori kecil dan halus. Keramik atau kaca memiliki pori-pori yang rapat sehingga mudah dibersihkan. Namun, yang harus diperhatikan, lantai jangan terbuat dari material yang licin, karena akan membahayakan. Pilihlah material lantai yag kasar tetapi berpori-pori rapat seperti keramik bertekstur atau batu kali.

* Model Sanitari
Saat ini dipasaran banyak beredar berbagai alat sanitari. Jika ingin kamar mandi yang minim perawatan, saat renovasi pilihlah sanitari dengan model yang paling sederhana. Banyaknya variasi bentuk dan lekukan pada alat sanitari akan menyulitkan pembersihan dan berpotensi menyimpan kuman. Misalnya, tanpa ukiran, kotoran yang mengendap pun akan berkurang.

* Minimalkan Sudut
Saat dibersihkan, bagian sudut merupakan bagian yang paling sulit dijangkau. Kotoran, debu, dan noda bekas sabun mandi akan cenderung berkumpul di area ini. Kuman pun akan berkembang biak dengan subur di tempat berkumpulnya kotoran. Karena itu, agar perawatannya mudah, usahakan kamar mandi dibuat dengan sesedikit mungkin sudut, dengan cara menata peralatan secara efisien. Saat renovasi, pertemuan lanatai dan dinding pun dapat dibuat lengkung agar semua bagian mudah dipel.

Informasi lebih lanjut. Silahkan menghubungi http://ornamenlandscape.blogspot.com atau Please check out my other guide on http://ornamenlandscape.blogspot.com

Ornamen | Karpet

Kehangatan yang Kurang Diperhatikan

oleh Kevin
Karpet bukan hanya sekadar hiasan, karena biasanya ruangan yang berkarpet akan terlihat penuh kehangatan. Sayang, ornamen yang satu ini menjadi salah satu bagian yang kurang diperhatikan. Nah, agar kehangatan tak pudar, berikut adalah beberapa hal yang dapat anda perhatikan.

Pertama, bersihkan karpet anda dengan mesin penghisap debu (vacum cleaner) minimal dua kali seminggu. Namun, perlu diingat juga bahwa menggunakan vacuum cleaner tak selalu menyelesaikan maslah. Sebab debu sering turun ke bawah karpet saat anda membersihkan dengan vacuum cleaner.
Kedua, kenali bahan karpet anda dan perawatan yang sesuai, seperti woll, sutra, dan serat buatan atau serat alam. Sebagai contoh, untuk bahan wol atau sutera, anda tak dapat memakai sembarang detergen atau pemutih. Hindari juga menggunakan mesin pengering agar karpet senantiasa awet.

Ketiga, pehatikan posisi karpet. Ubah posisi karpet dua hingga tiga bula sekali, hal tersebu dimaksudkan untuk mengganti bagian karpet yang sering terinjak atau dilewati orang. Perhatikan juga letak jendela dan pencahayaan matahari yang msuk ke ruang berkarpet.
Selain itu, cahaya matahari pun dapat memudarkan warna karpet kesayangan dengan cepat. Ditambah, sirkulasi udara yang kurang juga akan membuat udara lembab dan karpet mudah berbau tak sedap. Solusinya, tutup jendela dengan kerai, tetapi pastikan sirkulasi udara lancar dengan sedikit membuka jendela.

Keempat, anda perlu memahami kondisi lingkungan dengan baik. Di daerah kering, karpet biasanya akan cukup bersih, tetapi perlu berhati-hati dengan debu. Sementara itu, di daerah lembab, debu mungkin tak terlalu banyak, tetapi jamur sering membuat karpet menjadi berbau.
Kelima, jangan ragu untuk meminta bantuan laundry saat anda tak ingin repot. saat ini, jasa pelayanan cuci karpet mudah ditemukan di banyak tempat, tetapi anda perlu selektif dalam memilih. Nah, maksimalkan kebersamaan dan kehangatan anda dengan keluarga di atas karpet yang bersih dan nyaman dari ganguan bau lembab.

Kamis, 26 Mei 2011

Ornamen | Lampu

Pencahayaan Kamar Tidur

Oleh Kevin

Bayangkan betapa nikmatnya ini, setelah mandi air hangat dan bersalin dengan baju yang longgar, kita bentangkan tangan dan robohkan tubuh di atas kasur empuk dalam kamar tidur yag sejuk. Rasanya beban hidup seketika lenyap.

Kamar tidur ibarat ruang paling pribadi seseorang. Kita bebas melakukan apa pun dalam ruang ini, selama mata masih mampu terjaga. Namun, sebagai ruang yang fungsi utamanya adalah tempat beristirahat, kenyamanannya haruslah nomor satu.

Sebagai ruang yang menawarkan bantuan untuk mengusir lelah, kebersihan, furniture, dan tata cahayanya mesti kita perhatikan. Ketiga hal itu membantu ktia mendapatkan tidur yang berkualitas.

Untuk pencahayaan, umumnya dalam kamar tidur diatur dengan tiga cara, yaitu pencahayaan umum berasal dari lampu downlight yang dipasang di plafon. Bisa juga dengan paparan cahaya tak langsung dari balik drop ceiling. Cahaya yang dihasilkan akan membias dan terasa romantis.



Pencahayaan yang tegas tak kita butuhkan untuk kamart tidur sebab itu akan membuat kita sulit mengantuk. Tapi kita juga perlu menyediakan lampu baca, sebab pada masa kini kesempatan orang membaca Koran atau tabloid ada pada malam hari. Lampu baca bisa ditempatkan di atas nakas.

Adapun lampu untuk tidur umumnya redup atau temaram. Lampu ini bisa hadir bersama lampu umum di plafon. Kita cukup menambah sakelar dimmer untuk mengatur intensitas terang gelapnya sesuai kebutuhan.

Untuk sakelar, ktia bisa memakai sakelar SPDT (single pole double throw). Ini membuat kita lebih mudah mematikan lampu dari dua tempat, dari dekat pintu dan dekat hardboard. Ini memudahkan bila ingin menyalakan lampu ketika masuk kamar dan mematikan lampu menjelang tidur tanpa harus beranjak.


Pengaturan tata cahaya yang baik pada kamar tidur, tentu mendukung kita untuk beristirahat dengan lebih nyenyak. Esok hari pun kita akan bangun dengan segar dan siap menyambut pagi dengan semangat.

Minggu, 22 Mei 2011

Interior | Kitchen


Cermat Siasati Dapur Mungil

Oleh Kevin

KIAN terbatasnya lahan yang tersisa dalam bermukim secara tidak langsung telah mengubah cara orang tinggal. Jika dulu terbiasa memiliki halaman luas, baik di depan maupun belakang rumah, kin harus cukup puas dengna rumah mungil yang tak memiliki taman atau halaman.

Keterbatasan lahan ini pun membawa konsekuensi pada pembagian interior ruang. Yang paling kerap dijumpai, posisi dapur yang dulu biasanya berada di ruang paling belakang, kini tak jarang menjadi area depan rumah. Hal ini kerap ditemui baik untuk rumah berupa landed house maupun apartemen.


Ukurannya pun sangat mungil. Kalau sudah begini, membuat dapur terlihat menarik menjadi hal yang tak bias ditawar. Bukan hanya sedap dipandang, tetapi juga mampu mengakomodasi segala kebutuhan.

Apa Sajakah Yang Bisa Dilakukan?

Kunci utamanya adalah membuat dapur tetap terlihat rapi dan tidak terlalu banyak barang yang tersebar di seluruh tempat. Menggunakan lemari dapur adalah cara umum yang bias dilakukan. Ukuran lemari dapur harus disesuaikan dengan ketersediaan lahan. Pemanfaatan lemari ini tak hanya di dinding bagian atas, tetapi juga bias memanfaatkan area kosong di bagian bawah

Agar ruangan tampak lebih besar, penggunaan kaca adalah jawaban yang tepat. Dapur pun bias tampil makin cantik dnegna kehadiran kaca. Misalnya, menajdi bagian penutup lemari, yang digunakan di dua sisi, sehingga bias memberi efek ruangan lebih lebar sekaligus memantulkan cahaya sehingga ruangan pun lebih terang.

Cara lain untuk membuat ruangan terasa lebih lega adalah dengan menggunakan warna terang dan usahakan agar tidak terlalu memadukan warna-warna kontras. Sebaiknya, gunakan waran senada sehingga memberi kesan lapang. Jika lemari yang diguanakan bersifat tembus pandang, tak ada salahnya bagian dalam lemari pun menggunakan warna cat yang sama dengan tembok dapur.

Di apartement ataupun rumah mungil, area dapaur juga bias dijadikan area makan dengan menggunakan meja bar dan kursi makan tinggi. Cara ini sangat menghemat lahan dan membuat tampilan ruang pun kian menarik.

Bicara soal gaya desain memang kembali pada selera. Tetapi jika sudah bicara soal ruang terbatas, tak ada cara lain selain memaksimalkan tempat dan meminimalkan barang, serta tetap membuatnya tampak rapi.


Informasi lebih lanjut hubungi situs http://bilikbagus.blogspot.com atau please log on my other source on http://ornamenlandscape.blogspot.com/2011/05/properti-interior.html

Jumat, 20 Mei 2011

Benda Koleksi Tampil Seksi


Interior | Pajangan

oleh Kevin

BANYAK orang mengumpulkan bernda unik untuk dikoleksi ini merupakan salah satu cara orang mengekspresikan dirinya, karena dari bend-benda tersebut akan tercermin karakter dirinya. Namun banyak yang setelah mengumpulkan, lantas dibuang karena bingung akan diapakan benda-benda indah tersebut. Banyak yang hanya menyimpannya dalam gudang atau bahkan akhirnya benda-benda itu diberikan kepada orang lain. Sebenarnya, banyak cara memanfaatkan benda koleksi tersebut. Salah satunya adalah sebagai penghias ruang. Dengan memajang benda koleksi secara apik dan berseni, bukan kita saja yang dapat menikmatinya, tetapi juga orang lain yang bertandang dan bertamu ke rumah. Berikut ini beberapa tip dan petunjuk untuk memaksimalkan barang-barang koleksi agar tampil indah dan memiliki selera seni yang memukau.
Kelompokkan Koleksi

Agar lbih mudah ditangkap mata, buat kelompok-kelompok kecil benda koleksi. Cara ini akan lebih efektif dibandingkan dengan mencampurkan berbagai benda dalam sebuah display besar. Misalnya, pajang koleksi berbagai korek api dala msatu bingkai besar. Dan di tempat lain, buat pajangan dari koleksi gantungan kunci. Dengan begitu, mata pun akan lebih fokus menikmati koleksi itu.

Bukan Hanya Dinding

Jangan membatasi diri dengan memajang koleksi hanya pada dinding. Di dalam rumah banyak ibdang lain yang dapat dimanfaatkan. Coba lirik bidang horizontal, seperti meja. Meja krendensa umum untuk dijadikan tempat memajang pernak-pernik, karena tingginya pun pas sebagai area pajang. Namun meja ruang tamu pun dapat dimanfaatkan sebagai tempat memajang koleksi kesayangan anda dengan sedikit memodifikasinya. Buat meja dengan ruang di bawahnya. Alasi bagian atasnya dengan kaca, dan masukkan benda koleksi di dalamnya. Benda koleksi yang kecil-kecil lebih cocok dipajang dengan cara ini, misalnya koin atau mobil-mobilan.

Perhatikan Bias Cahaya

Cahaya akan lebih menonjolkan benda-benda koleksi. Pasang beberapa buah lampu sorot agar koleksi anda menjadi primadona di ruang. Perhatikan juga warna cahaya agar tidak mengubah terlalu jauh warna asli dari benda koleksi. Cahaya yang putih akan membuat benda tampak pucat, sementara cahaya kekuningan memiliki efek berbeda lagi.



Berkreasilah dengan memajang koleksi-koleksi yang telah ada, selamat memajang benda koleksi! Informasi lebih lanjut, silahkan log on di http://ornamenlandscape.blogspot.com, siapa tahu ada informasi yang bermanfaat yang bisa menjadi acuan anda dalam menggali inspirasi dalam sebuah interior, dalam landscape yang membentang dihadapan.