Minggu, 22 Mei 2011

Interior | Kitchen


Cermat Siasati Dapur Mungil

Oleh Kevin

KIAN terbatasnya lahan yang tersisa dalam bermukim secara tidak langsung telah mengubah cara orang tinggal. Jika dulu terbiasa memiliki halaman luas, baik di depan maupun belakang rumah, kin harus cukup puas dengna rumah mungil yang tak memiliki taman atau halaman.

Keterbatasan lahan ini pun membawa konsekuensi pada pembagian interior ruang. Yang paling kerap dijumpai, posisi dapur yang dulu biasanya berada di ruang paling belakang, kini tak jarang menjadi area depan rumah. Hal ini kerap ditemui baik untuk rumah berupa landed house maupun apartemen.


Ukurannya pun sangat mungil. Kalau sudah begini, membuat dapur terlihat menarik menjadi hal yang tak bias ditawar. Bukan hanya sedap dipandang, tetapi juga mampu mengakomodasi segala kebutuhan.

Apa Sajakah Yang Bisa Dilakukan?

Kunci utamanya adalah membuat dapur tetap terlihat rapi dan tidak terlalu banyak barang yang tersebar di seluruh tempat. Menggunakan lemari dapur adalah cara umum yang bias dilakukan. Ukuran lemari dapur harus disesuaikan dengan ketersediaan lahan. Pemanfaatan lemari ini tak hanya di dinding bagian atas, tetapi juga bias memanfaatkan area kosong di bagian bawah

Agar ruangan tampak lebih besar, penggunaan kaca adalah jawaban yang tepat. Dapur pun bias tampil makin cantik dnegna kehadiran kaca. Misalnya, menajdi bagian penutup lemari, yang digunakan di dua sisi, sehingga bias memberi efek ruangan lebih lebar sekaligus memantulkan cahaya sehingga ruangan pun lebih terang.

Cara lain untuk membuat ruangan terasa lebih lega adalah dengan menggunakan warna terang dan usahakan agar tidak terlalu memadukan warna-warna kontras. Sebaiknya, gunakan waran senada sehingga memberi kesan lapang. Jika lemari yang diguanakan bersifat tembus pandang, tak ada salahnya bagian dalam lemari pun menggunakan warna cat yang sama dengan tembok dapur.

Di apartement ataupun rumah mungil, area dapaur juga bias dijadikan area makan dengan menggunakan meja bar dan kursi makan tinggi. Cara ini sangat menghemat lahan dan membuat tampilan ruang pun kian menarik.

Bicara soal gaya desain memang kembali pada selera. Tetapi jika sudah bicara soal ruang terbatas, tak ada cara lain selain memaksimalkan tempat dan meminimalkan barang, serta tetap membuatnya tampak rapi.


Informasi lebih lanjut hubungi situs http://bilikbagus.blogspot.com atau please log on my other source on http://ornamenlandscape.blogspot.com/2011/05/properti-interior.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar